About Me

Tidur Di Bandara Macau

bandara macau

Bandara macau ini sangat kecil sekali dan terdiri dari 3 Lantai. Lantai pertama khusus untuk kedatangan, lantai kedua untuk keberangkatan, dan lantai ketiga terdiri dari restoran-restoran dan cafe. Mungkin ukurannya hampir sama dengan ukuran bandara Adi Sucipto di Jogja.

 

Perlu anda ingat, di macau air minum sangat mahal, dan berhubung di Bandara macau terdapat kran air minum gratis, saya sarankan anda untuk membawa botol minum, kemudian bisa isi ulang di kran air minum yang ada di lantai dua bandara dekat pintu masuk ke toilet.

 

Pada waktu saya memesan tiket pesawat ke Macau, saya sengaja mencari pesawat dengan jadwal kedatangan di Macau di atas pukul 8 malam waktu Macau. Beruntungnya saya karena pesawat yang “katanya” termurah se Asia itu punya jadwal terbang ke Macau sore hari dari Kuala Lumpur dan Landing di Macau pukul 9 malam.

 

Sesampainya di Macau, para penumpang pun di arahkan untuk menaiki bus yang telah di sediakan pihak bandara untuk menuju  ke terminal kedatangan. Karena disediakan bus, dipikiran saya yang terlintas adalah pasti terminal kedatangan nya jauh dari tempat parkir pesawat. Tapi kenyataannya, gedung yang ada di depan pesawat itulah terminal kedatangan nya. Wow, pengalaman pertama yang indah di Macau. Kalau di Indonesia mah jarak berates-ratus meter juga di suruh jalan

 

Setelah masuk ke terminal kedatangan dan melewati proses imigrasi yang ga banyak cincong itu, sayapun terus berjalan menuju tempat pengambilan bagasi. Setelah mengambil bagasi, sayapun keluar dari terminal dan naik ke lantai 2 bandara. Karena berdasarkan hasil survey saya sebelum berangkat, tempat yang bisa dijadikan untuk tidur adalah di terminal kedatangan yang terletak di lantai 2.

 

Sesampainya di terminal kedatangan, ternyata sudah banyak sekali orang yang merebahkan badannya di kursi-kursi yang ada di sana. Saya kira tadi cuma saya sendiri yang bakal tidur di bandara macau. Ga taunya banyak juga yang pada numpang tidur di sini. Mulai dari yang memang punya jadwal keberangkatan pagi, sampai dengan backpacker kere seperti saya yang mesti berhemat sehemat-hemat nya.

 

Alasan saya menginap di bandara sebetulnya simple, harga sewa hotel yang terbilang cukup tinggi dan masih lebih baik menginap di bandara ketimbang harus menyewa kamar hostel kelas backpacker yang harganya juga masih terbilang cukup tinggi. Sedangkan di bandara, kita bisa tidur dengan gratis dan di jaga security selama kita tidur. Jadi kitapun merasa aman dan nyaman selama tidur. Di tambah lagi kita bisa menikmati free Wi-Fi. Komplit sudah

Have something to ask? Just follow and shout me on Twitter, @DedyIrawans

Incoming search terms for the article:

Related posts:

2 Responses to Tidur Di Bandara Macau

  • Supriadi says:

    Mas, saya mau nanya…kalau tidur dibandaranya itu seandainya kursinya penuh apakah bisa tidur dilantai? berkarpetkah seperti di changi? Makasih

    • Dedy Irawan says:

      bisa mas tidur di lantai, banyak kok traveler lain yang tidur di lantai. cuma lantainya ga ada karpet nya. saran saya klo k macau nya pake AA, beli comfort kit aj mas. ntar kan dpt selimut tuh. Nah itu yg di jadiin sbagai alas. jangan lupa bawa jacket atau sweater yg agak tebal. soalnya klo udah menjelang subuh dingin banget. Apalagi kalau pas pintu bandaranya kebuka. Angin lautnya dingin banget

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>